HotCopas.net

Betapa mudahnya menculik anak ABG lewat sosial media



Telah banyak korban penculikan melalui jejaring sosial seperti facebook yang telah booming dalam kalangan anak-anak baru gede (ABG), sebagian besar korban adalah anak perempuan dan mayoritas telah dilecehkan secara seksual. Masalahnya adalah begitu mudahnya para ABG tersebut percaya sama orang yang baru dikenalnya melalui sosial media. 

Tidak percaya? Coba agan2 tonton video di bawah ini..


Video --


Buat yang sayang kuota ane jelasin isi videonya



Korban 1


Pertama si pembuat video membuat akun palsu di Facebook bernama Jason Biazzo dan mengaku berumur 15 tahun. Kemudia dia meng-add 3 cewe berumur 14, 13, dan 12 tahun. Dia sudah chatting dengan mereka selama 3-4 hari dan akhirnya dia mengajak bertemu. Apa yang terjadi kemudian benar-benar bikin shock dan membuat kita harus waspada dalam mengawasi anak-anak kita. 



 Cewe pertama bernama Mikayla berumur 13 tahun. Si pembuat video telah chatting dengannya selama beberapa hari dan akhirnya mengajak ketemuan di sebuah taman dekat rumahnya ketika orang tuanya pergi.

Lihat gan, dengan mudahnya Mikayla mengabari bahwa orang tuanya sudah pergi dan akan bertemu dengan si pembuat video 10 menit lagi. Bahkan kemudian Mikayla benar-benar mengunjungi taman untuk menemui cowo yang baru beberapa hari dikenalnya lewat Facebook. 


Akhirnya Mikayla bertemu dengan si pembuat video, tapi sayangnya walaupun orang yang ditemuinya berbeda dengan di Facebook dia tetap mendekat tanpa ada rasa ragu. 

Untungnya ayahnya yang berbaju biru datang dan langsung memarahi Mikayla. Jadi si pembuat video ini sudah bekerja sama dengan orang tuanya dulu sebelum mengajak ketemuan.



Korban 2



Cewe kedua bernama Julianna berumur 12 tahun. Julianna dan si pembuat video berencana bertemu di rumahnya saat orang tuanya sedang tidur. 


Foto itu adalah ayahnya Julianna bersama si pembuat video. Awalnya ayahnya Julianna yakin Julianna tidak akan membuka pintu untuk orang asing. Tapi apa yang terjadi? Dengan entengnya Julianna memberikan alamat rumahnya untuk orang asing yang baru dikenalnya


Lihat gan, Julianna dengan mudahnya membuka pintu rumahnya untuk orang asing.  Coba bayangkan kalo orang asing tersebut adalah penculik?  Karena kejadian itu akhirnya Julianna pun dimarahi ayahnya dan bahkan kalo diperhatikan dari suaranya sepertinya akhirnya ayahnya Julianna menangis tidak kuat membayangkan hal buruk yang akan terjadi jika bukan ayahnya yang menemuinya.

Korban 3

Cewe terakhir bernama Jenna berumur 14 tahun. Jenna dan si pembuat video selama beberapa hari sudah chatting bahkan telpon-telponan.


Foto itu adalah si pembuat video bersama orang tuanya Jenna di dalam mobil van yang rencananya akan digunakan untuk "menculik" Jenna. Si pembuat video berkata pada Jenna bahwa nanti Jenna akan dijemput oleh kakaknya menggunakan mobil van itu. Apakah Jenna mau begitu saja masuk ke mobil orang asing?


Dan benar saja, tanpa curiga Jenna langsung masuk ke dalam van dan adegan "penculikan" pun dilakukan sampai Jenna menjerit-jerit di dalam mobil. Akhirnya orang tua Jenna membuka topeng yang dikenakannya dan memarahi Jenna.





Melihat video ini walaupun ane belum punya anak bener-bener membuat ane takut gan. Apalagi kita juga sering lihat di berita tentang remaja cewe yang diculik gara-gara kenalan lewat Facebook.

Saran ane setelah melihat video ini tolong terus berikan arahan dan pengetahuan kepada anak tentang bahayanya bertemu dengan orang asing. Jika ada orang asing yang ngajak ketemuan untuk pertama kali paling tidak bawa teman, jangan sendirian, dan jangan lupa untuk lapor dan pamit dengan orang tua.

Sebarkan video ini agar sebagai pelajaran bagi kita semua, terutama yang memiliki anak.

KEEP YOUR KIDS SAFE!!



Sumber : kaskus /  t36uhdcfc

0 Response to "Betapa mudahnya menculik anak ABG lewat sosial media"