HotCopas.net

Ini Dia Motor-Motor Yang Gagal Di Pasaran Indonesia

Di Indonesia yang namanya motor jumlahnya jutaan. Di mana-mana banyak banget motor. Jadi nggak heran klo penjualan motor laku keras. Surga bagi para dealer motor. Tapi ternyata gak semua motor itu laku gan. Ada beberapa jenis motor yang penjualannya anjlok. Ya mungkin dapat dikatakan produk gagal. Ini dia cekidot:


1. Suzuki Arashi


Suzuki Arashi 125 adalah sepeda motor bebek sport buatan PT. Suzuki Indomobil Sales yang dilaunching di Jakarta pada akhir Maret 2006, dengan tagline My Style! acara launching dilangsungkan di Plaza Barat, Gelora Bung Karno pada tanggal 25 Maret 2006. Tapi sebenarnya setahun sebelumnya motor ini sudah diproduksi terlebih dahulu di Thailand dengan nama Suzuki Katana.

Tampilan depan Suzuki Arashi didesain seperti moge Suzuki GSX-R. Itu bisa dilihat pada desain headlamp, front frame cover dan ornamen air duct atraktif.

Suzuki Arashi diproduksi dalam dua versi. Yaitu Suzuki Arashi 125 dan Suzuki Arashi 125R. Suzuki Arashi 125 standar dilengkapi dengan kick starter dan electric starter, dan menggunakan kopling otomatis (sentrifugal). Sedangkan Suzuki Arashi 125R yang berkopling manual hanya menggunakan kick starter. Mesin keduanya juga berbeda. Suzuki Arashi 125 bisa menghasilkan tenaga maksimum 9,5 PS pada 7.500 rpm. Sedangkan Suzuki Arashi 125R bisa mencapai 10.8 PS pada 8.000 rpm. Namun torsi keduanya sama-sama 1,1 kg-m pada 6.500 rpm.

Suzuki Arashi menggunakan mesin yang sama dengan Suzuki Shogun, tapi performa Suzuki Arashi dibuat lebih responsif dan lebih enak dikebut. Ini dikarenakan Diameter karburator Arashi lebih besar dibanding Shogun. Arashi menggunakan karburator berdiameter 19 mm sedangkan Shogun hanya 18 mm. Perbedaannya ada pada giginya juga. Perbandingan gigi akhir Arashi 2,642 (37/14), sedangkan Shogun hanya 2,500 (35/14). Tapi walaupun dengan performa yang melebihi Shogun, tidak menjadikan Arashi serta-merta diterima dengan baik oleh konsumen. Bebek sport ini gagal di pasaran Indonesia. Suzuki Arashi pun tutup usia pada tahun 2009. Hasil akhir penjualan Arashi yang tidak baik ini seolah-olah menunjukan selera konsumen Indonesia yang masih belum dengan mudah memilih motor dengan model baru.



2. Honda Kirana

Honda Kirana ini diluncurkan oleh Astra untuk motor keluarga/dapat dipakai kalangan manapun tadinya yang mengkedepankan Fungsionalitas dan juga dengan Harga terjangkau (9 juta waktu itu Thn.2005) lebih murah dari Supra x pada saat itu.Walau CC 125 ternyata tidak bisa menggeser pasar Honda Supra C-100.honda kirana mengalami beberapa facelift(perubahan striping) dan hingga akhirnya di discontinue.

Singkat Cerita Honda Kirana 125 ini adalah Motor yang dikeluarkan oleh Astra kepada Pasar Motor Indonesia karena menurut Astra animo masyarakat terhadap Model seperti Honda Grand masih tinggi pada saat itu.Kenyataan berbalik animo masyarakat tidak besar,masyarakat pada saat itu lebih memilih model motor bebek seperti (supra x) yang sudah Disc-Brake dan lebih casual modelnya walau harga lebih mahal dari Honda Kirana 125.Alhasil penjualan Honda Kirana 125 ini hanya beberapa ribu/puluh ribu di seluruh indonesia,dan di saat terakhir Astra men-discontinue nya,honda kirana dibagikan untuk kendaraan Pemerintah/PNS.



3. Yamaha Lexam

Yamaha Lexam Sebagai model baru yang akan diluncurkan di tahun 2011. Motor ini memasang unit CVT baru Yamaha-exclusive compact CVT (continuously variable transmission) , Y.C.A.T. (Yamaha Compact Automatic Transmission), rencana dirilis pada bulan Oktober tahun ini. model dilengkapi YCAT pertama memungkinkan perjalanan yang mulus, meningkatkan kenyamanan, dan desain body sporty dan dinamis.


Yamaha Lexam memiliki Model moped style (17-inch roda depan/belakang), Namun panjang unit CVT skuter konvensional dirancang untuk masalah ketika menerapkannya untuk moped, sehingga kebutuhan untuk desain CVT jauh lebih kompak, Yamaha Motor menjawab kebutuhan ini dengan mengembangkan YCAT sebagai teknologi inti yang menampilkan elastisitas tinggi, drive belt tahan panas dengan mengoptimalkan (katrol) desain dan belt dioptimalkan dengan ruang pendingin berfungsi untuk membuat unit cukup kompak untuk model baru yang mempertahankan tampilan dan nuansa.



4. Honda CS1

Honda City Sport1 atau yang dikenal dengan nama CS1 adalah varian bebek sport milik Honda. Motor yang diluncurkan pada tahun 2008 ini memang dianggap kurang menjual di pasaran. Berdasarkan data penjualan Honda sepanjang tahun 2013 silam, motor ini hanya terjual kurang dari 10 unit saja. Perbedaan yang sangat mencolok jika dibandingkan dengan angka penjualan Honda BeAT atau Vario yang berhasil mencatatkan angka jutaan unit sepanjang tahun.



5. Yamaha Tiara


Yamaha Tiara S 120 atau yang dikenal di luar negeri sebagai Yamaha J120Z / Speed MX 120, Adalah salah satu dari jajaran Ayago Legendaris yang pernah hadir di Indonesia. . . Berbeda dengan Honda Nova Dash yang kala itu tidak disupport Honda, Yamaha Tiara justru masuk ke Indonesia secara resmi melalui YMKI (Yamaha Motor Kencana Indonesia). . . Meski masih berupa CBU dari Malaysia, Namun cara ini dinilai YMKI cukup signifikan untuk menekan harga jual (Meskipun kenyataannya masih overprice khas motor CBU) dan menguatkan image kencang di YMKI yang saat itu sedang asyik bersaing di ajang balap underbone nasional.



6. Kawasaki Edge


Motor kelas bebek manual ini diklaim oleh PT KMI memiliki mesin 4 tak 112 cc tapi punya invoasi baru dengan konsep dan desain yang Radical (ekstrim), Sharp (nyata) dan Edgy (tajam). Mangkanya motor ini dikasih nama ‘Edge’ yang punya arti tajam bagaikan pisau pedangnya Ninja.



7. Honda Revo AT

Honda revo matic ialah sepeda motor varian baru nan dikeluarkan AHM. Sepeda motor ini berjenis cub baru nan mempunyai tipe transmisi otomatis (AT). Dibekali mesin 110 cc nan sama dengan Honda Wave AT nan ada di Thailand, sebenarnya nyaris tidak ada nan berbeda dari bebek matic ini, yaitu mesin nan mempunyai tipe transmisi nan menggunakan teknologi CV-matik. Artinya, motor ini dilengkapi transmisi otomatis nan mirip skuter matik, seperti vario dan beat, tapi mempunyai bodi khas motor tipe bebek.



8. Yamaha Force F1

Merupakan Motor bebek Yamaha yang hadir dengan desain bodi yang ramping dan aerodinamis dipadukan dengan lampu utama dan sein yang tajam dan terang yang menjadikan mengendara lebih mantap dan gaya.



9. Suzuki RK Cool


Suzuki RK Cool 110 dirilis pada tahun 2002, lebih dari 10 tahun lamanya akhirnya secara historis Suzuki kembali menjual motor bebek suspensi depan sport yang sering disebut ‘Ayam Jago’. Tentunya ini adalah jawaban Suzuki terhadap Yamaha dan Honda yang pada saat itu mengisi celah pasar bebek sport di Indonesia. Dibandrol dengan harga 17.500.000 rupiah off the road motor CBU ( Completely Built Up ) asal Thailand ini bisa di-indent di dealer resmi Suzuki.



10. Yamaha 125Z


 Motor ini pertama kali masuk ke Indonesia melalui importirumum, harganya yang tinggi untuk ukuran motor bebek. Barulah pada tahun 2000 Yamaha Indonesia masukan motor ini,tidak tanggung-tangung Norifumi Abe(Alm) yang kala itu pembalapMotoGP kelas MotoGP dihadirkan ke Indonesia.

Dalam rangkaian acara tersebut Abe mengendarai 125Z diSirkuit Park Kenjeran, Jawa Timur bersama pembalap-pembalap top dari Yamaha Indonesia.

Yamaha 125Z disegani di lintasan balap kala itu, bahkan saat ini masih banyak dipakai di arena drag bike nasional yang membuat harga bekasnya menjadi makin melambung tinggi.



11. Suzuki Spin

Suzuki Spin adalah skuter otomatis produksi dari Suzuki Indomobil di Indonesia. Sepeda motor ini diluncurkan pada tahun 2006. Perilisannya untuk mengantisipasi makin populernya skuter otomatis di pasar sepeda motor Indonesia. Suzuki Spin dihentikan produksinya pada tahun 2011 & digantikan oleh Suzuki Nex. Suzuki Spin bersaing dengan Yamaha Mio, Yamaha Nouvo, dan Honda Vario.


Sumber : kaskus / scarlet.needle

0 Response to "Ini Dia Motor-Motor Yang Gagal Di Pasaran Indonesia"