HotCopas.net

Benarkah Hal-Hal yang Dulunya Keren Ini Sudah Jadi Hal Biasa ?

Halo gan/sis, ane kadang kalo lagi dapet masalah suka ngelakuin hobi misal nonton film, baca buku, main game, dan nulis. Kadang ane nulis apa aja di laptop ane, kadang disimpan di folder pribadi, kadang share di internet. Biasanya ane nulis apa yang ane lagi pikirkan saat dapat masalah. Kali ini ane ingin nulis terkait perbedaan sudut pandang terhadap "sesuatu" pada zaman dulu dengan masa sekarang.

Disini ane ingin menuangkan apa yang dipikiran ane tentang hal-hal yang dulu dianggap KEREN tetapi sekarang sudah menjadi BIASA. Pendapat ane tentu saja sangat tidak mutlak, ini hanya subjektifitas ane. Ane berharap dapat masukan, kritik membangun dari agan2, karena disini ane ingin berdiskusi sehat 



Cewek Culun Ternyata Cantik


Betty La Pea Itu Gan

Ane pas kecil suka banget nonton tv gan karena dulu tayangan tv bagus2  , ada banyak acara anak2 (teletubbies, barney, shaka laka boom boom) dan telenovela (amigos, betty la fea). Salah satunya betty la fea gan. Doi bikin ane terkesan, seorang cewek culun bin cupu yang suka dibully. Menurut ane cewek culun itu ada nilai keren soalnya cerdas, misterius dan unpredictable. Nah adegan yang paling ane inget itu pas betty la fea jadi cantik, menurut ane itu sesuatu banget, entah kenapa ane kagum dengan "cewek culun berubah jadi cantik" kayak anak itik buruk rupa jadi angsa (padahal emang anak angsa ) dan itu bukan betty la fea aja (Itu fiksi), pas dulu ane SD juga ane suka model cewek culun.


Sekarang karena medsos muncul sebagai dunia baru (dumay) ngebuat banyak cewek suka upload foto mereka yang sok culun jadi cantik (padahal aslinya mereka ga culun ). Biasanya itu dijadiin meme. Seakan2 hal itu udah biasa gan, padahal itu salah satu "hal" favorit ane . Jadi ya gitu deh ketika para ababil sok2an jadi culun padahal mereka sama sekali tidak mempunyai sifat2 penting cewek culun yaitu pemalu, misterius, ga bisa ditebak. Jadi intinya jangan2 semua cewek culun sudah punah, yang ada hanya pencitraan haha 

Tuh liat kucing aja bisa ngomong Cape Deh! ah elah -,-



 Tinggal Di Jakarta


Jakarta itu kota keren, secara jakarta itu ibukota. Dulu tinggal di jakarta itu termasuk hal keren menurut ane. Secara di Jakarta itu banyak fasilitas, infrastruktur oke dan orang2nya gaul. Tetapi sekarang hal itu udah biasa karena banyak yang mau tinggal di jakarta . Kalopun ga tinggal di jakarta tapi tinggalnya didaerah sekitarnya BODETABEK . Alasannya banyak gan tapi yang pasti alasan utama adalah alasan ekonomi klasik . Banyak orang yang berpikiran sama dan mencoba mencari peruntungan di tempat yang banyak "gula". Mereka punya kepentingan yang sama jadi bisa dibilang walau banyak otak tetap saja cara berpikirnya bisa sama. Sebenarnya bukan salah mereka pada ingin ke jakarta, itu semua karena "pembangunan" lebih difokuskan di jakarta. Sementara didaerah terpencil kurang adanya "pembangunan". Intinya kurangnya pemerataan pembangunan. Dampaknya banyak dan kompleks gan misalnya banyak pemukiman kumuh, banyak kriminalitas dan banyak kemacetan . Sebenarnya bukan hanya Jakarta tapi kota besar lain. Banyak yang nyari kerja dikota2 besar, Kasian kan, penduduk aslinya sendiri masih banyak yang pengangguran 





Travelling Ke Gunung
 Dulu travelling ke gunung rasanya keren gan, melihat keindahan gunung benar2 merasuk kedalam sanubari ane. Ane juga ngerasain gimana susahnya packing barang bawaan, pakaian yang khusus untuk naik gunung, pokoknya ribet dah tapi seru . Nah masalahnya muncul ketika film 5cm tayang di bioskop. Film ini lumayan keren utk ukuran indonesia, tipe film out of the box tapi banyak orang2 dari kalangan usia termasuk ababil  nelan mentah2 tuh film, mereka banyak terpengaruh dengan "KERENNYA TRAVELLING KE GUNUNG". Apa yang mereka telan mentah2? cara travelling ke gunungnya yang banyak salah misalnya memakai jeans, baju seadanya, bekal seadanya padahal travelling ke gunung ga semudah itu. Selain itu banyak orang2 yang buang sampah sembarangan termasuk di Semeru  . Film 5 Cm tidak mengajarkan cara membuang sampah yang benar  jadi gunung2 kita kotor karena sampah 




Punya Smartphone


Dulu akhir abad 20 ampe awal abad 21 HP masih mewah. Sekarang dimana teknologi maju, smartphone ada dimana2 gan. Smartphone yang elegan dan spesial sudah berada ditangan semua orang. Cara memanfaatkannya juga macem2, ada yang positif misalnya update informasi dan komunikasi, kalo yang negatif mungkin trolling dan narsis. Trolling itu menyedihkan karena biasanya didunia nyata mereka merasa sendiri dan labil. Mereka didunia nyata diem bin kalem tapi didumay bisa jadi orang lain misal sarkasme, sok pinter dan singa (padahal mereka cuma pussy cat )

Kalo narsis, agan2 udah pada tau kali ya, biasanya ababil yang beranjak gede yang kurang pujian jadi perlu pengakuan . Jadi kembali ke topik thread ane, smartphone yang spesial sudah ada ditangan semua orang membuat semua orang menjadi "spesial" (Itu sama saja dengan bilang bahwa tidak ada orang yang spesial )



 Can Speak English


English is very important because it is international languange, there's so many bright side if you guys can speak english, for example you can get a job a lot more easier, you can watch a movie without half-ass subtitle or you can enjoy reading a novel without lame translate. Nah karena jumlah penduduk semakin meningkat berarti makin banyak pula manusia pintar, makin banyak pula yang bisa bahasa inggris. Bahasa Inggris semakin lama semakin menjadi hal biasa karena banyak orang bisa berbahasa inggris.



Kuliah Di PTN


Wah, bisa diterima di PTN merupakan hal membanggakan gan secara banyak anak muda dan orang tua yang berpikiran "sama". Zaman dulu menurut bokap ama nyokap ane, kuliah di PTN itu lebih gampang diterima dan biayanya murah dikarenakan belum banyaknya manusia. belum banyak saingan. Cuma tinggal ngasih rapor sma bisa deh diterima cuma ada BEBERAPA PTN dulu yang sudah mengadakan tes masuk tetapi tetap saja saingannya belum sebanyak sekarang. Jadi bila dibandingkan dengan sekarang, Lulus SNMPTN, SBMPTN dan sejenisnya itu termasuk hal ga biasa lagi tapi hal keren dan membanggakan.



Punya Koleksi Buku


Kalo punya koleksi buku-buku fisik juga menurut ane termasuk hal keren gan soalnya jaman sekarang udah jamannya e-book atau power point. Mungkin banyak yang beranggapan lebih baik download di internet buku jenis apa saja tetapi bagi yang menyukai membaca buku fisik itu tidak kalah keren karena pada dasarnya mata kita lebih nyaman melihat buku berjam2 dibanding melihat layar laptop yang bisa merusak mata. Kalo jaman dulu sebelum abad 16 di eropa, orang2 bangsawan hobinya mengoleksi buku seperti bill gates yang punya perpustakaan pribadi, itu tanda level aristokrat dan borjuis mereka.

Kalo jaman sekarang mungkin orang2 kaya di Indonesia mengoleksi perhiasan, batu mulia ama mobil sport



Belum Pernah Ciuman (Hanya Berlaku Untuk ABG)

Mungkin ini pendapat agak ngawur dari ane gan haha  . Kalo ada perempuan "menarik" yang belum pernah ciuman itu keren gan. Ibarat jaman dulu itu keren sekali dengan apa yang dinamakan first kiss. Biasanya dulu itu sakral gan. Mungkin jaman sekarang susah mencari perempuan menarik abg yang belum pernah ciuman . Setidaknya ciuman punya manfaat salah satunya mengeluarkan hormon endorphin yang membuat kita merasa senang (Kalo ciuman sesuai norma dan nilai)

TERNYATA ADA NGERTI MAKNA IMPLISIT POIN INI HAHAHA


Kesimpulan ane, perubahan lingkungan bisa mengubah mindset kita apalagi kita kadang disebut sebagai generasi latah. Apakah kita terlahir sebagai Trendsetter atau Follower ?. Sekian thread ane, kalo ada kata kurang berkenan sorry ya


Sumber : kaskus / manaldani

0 Response to "Benarkah Hal-Hal yang Dulunya Keren Ini Sudah Jadi Hal Biasa ?"