HotCopas.net

7 Negara Berpemandangan Eksotik yang Penuh Konflik

NEGARA-negara berikut ini memiliki situasi yang kurang stabil saat ini, sehingga kurang aman untuk dikunjungi. Meski begitu, sebenarnya negara-negara ini memiliki atraksi wisata yang kaya dan menarik untuk dikunjungi, dan pastinya akan ramai turis bila situasi setempat telah stabil.

Simak ulasannya berikut ini, seperti dikutip dari HuffingtonPost:




SOMALIA


Somalia adalah sebuah negara yang terletak di Tanduk Afrika. Negara ini berbatasan dengan Djibouti di barat laut, Kenya di barat daya, Teluk Aden dan Yaman di utara, Samudra Hindia di sebelah timur, dan Ethiopia di sebelah barat. Somalia dikenal dengan kejahatan bajak lautnya dan juga politiknya yang tidak stabil.

Di balik itu semua, negara di Afrika Timur ini tak disangka memiliki ribuan mil pantai pasir putih yang indah, karang-karang, dan tempat selancar yang belum dijelajahi, tebing pantai yang indah, hutan bakau, dan gunung-gunung tempat wisata panjat tebing. Dengan semua kekayaan alam dan potensi wisata tersebut, bila Somalia negara yang stabil bisa dipastikan menjadi destinasi wisata terpopuler di dunia.

Hingga kini, karena reputasi bajak laut dan kriminal, Sudan masih tidak aman bagi turis namun dapat menjadi tantangan bagi wisatawan petualang. Anda bisa saja mengunjungi negara ini, asal tetap berada di kota dan menyewa pengamanan turis.




SUDAN


Seperti Afghanistan, Sudan juga merupakan zona konflik dan perang hingga lebih dikenal dibandingkan destinasi wisatanya. Meski begitu, negara di Afrika ini masih masuk dalam kategori aman untuk dikunjungi wisatawan.

Ingin mencari tempat aman di Sudan? Anda bisa kunjungi Ibu Kotanya, Khartoum. Kota ini relatif aman dikunjungi, meski beberapa negara masih menghimbau warganya untuk menjauhi kota ini.

Selain itu, dibalik ruwetnya konflik Sudan, negara yang berbatasan langsung dengan Laut Merah ini menyimpan keindahan bawah laut yang luar biasa, yang kini menjadi destinasi wisata selam. Di darat pun tak kalah indah. Anda bisa kunjungi sabana di Taman Nasional Dinder yang berbatasan dengan Ethiopia dan cagar alam UNESCO. Sabana ini merupakan rumah bagi singa, gazelle, burung dan hewan liar lainnya.

Seperti Mesir, Sudan juga memiliki beberapa piramid. Atraksi wisata menarik lainnya di negara ini adalah Sungai Nil.




BURUNDI


Burundi adalah sebuah negara tanpa laut di daerah Danau Besar di tengah Benua Afrika. Negara ini berbatasan dengan Rwanda di utara, Tanzania di selatan dan timur, dan Republik Demokratik Kongo di barat.

Nama negara ini berasal dari bahasa Bantu, Kirundi. Negara ini sangat miskin. Dibanding Indonesia, pendapatan per kapitanya 400 kali lebih kecil.

Sejak merdeka pada 1962 hingga pemilu pada 1993, Burundi dikuasai serangkaian diktator militer, seluruhnya dari kelompok minoritas Tutsi. Periode tersebut dipenuhi kerusuhan etnis, termasuk kejadian-kejadian besar pada 1964, 1972, dan akhir 1980-an.

Meski penuh konflik, bukan berarti Burundi tidak memiliki keindahan. Negara ini memiliki kekayaan alam di Taman Nasional Kibira, dengan mengedepankan ekowisata.

Taman nasional ini menyediakan tur safari keliling Burundi juga negara tetangganya, Rwanda. Anda bisa melihat serombongan gorila, kera, dan pemandangan Burundi dari tepi danaunya.




PAKISTAN


Pakistan juga merupakan salah satu negara di Asia yang kerap dirundung konflik saudara. Bahkan hingga kini, Pakistan masih dianggap tidak aman.

Dahulu, wilayah Pakistan saat ini merupakan situs dari kebudayaan kuno seperti budaya Neolitik, Mehrgarh dan Peradaban Lembah Sungai Indus. Dan merupakan bagian dari sejarah Veda, Persia, Indo-Yunani, peradaban Islam, dinasti Turki-Mongol dan kebudayaan Sikh melalui berbagai invasi.

Akibatnya, tempat ini memiliki berbagai peninggalan berbagai dinasti, seperti dinasti Persia, Khalifah Ummayah, kekaisaran Maurya, kekaisaran Mongol, Kesultanan Mughal, Kesultanan Sikh, dan terakhir Imperialisme Inggris.

Tak hanya kebudayaan kaya yang mendapat pengaruh dari penjuru dunia, dulunya pada 1970an Pakistan juga merupakan destinasi wisata favorit kaum Hippie, yang gemar menjejajahi jalur Khyber Pass yang menanjak.

Di jalur yang berada di sebelah utara Gunung Spin Ghar ini, Anda dapat melihat jejak langkah para pedagang Jalur Sutra yang berdagang dari China ke penjuru daratan Asia. Jalanan ini juga kaya cerita sejarah karena pernah dilewati pejuang Alexander Agung dan Genghis Khan ketika memperluas wilayah kekuasaannya.




IRAK


Irak, sebuah negara di Timur Tengah, sesungguhnya mempunyai sejarah yang kaya. Kini, Irak termasuk negara berkembang di tengah-tengah perang saudara yang berkepanjangan.

Meski kini tentara Amerika Serikat telah ditarik dari Irak, negara ini masih dianggap berbahaya untuk dikunjungi, terutama di zona-zona bekas perangnya. Padahal, Irak mempunyai keindahan arkeologi yang luar biasa, seperti reruntuhan Babylonia dan kisah peradaban Sungai Tigris serta Euphrates.

Bagi yang ingin melihat keindahan alam, sungai ini juga menyajikan hal menarik. Sungai Tigris dan Euphrates memiliki rawa-rawa yang dulunya disebut rawa-rawa terbesar di dunia.

Kini usai perang, rawa-rawa ini mulai dikelola kembali menjadi tempat wisata. Pencinta burung dan alam pasti betah berlama-lama ada di tempat ini.




AFGHANISTAN


Wisata ke Afghanistan pastinya menjadi suatu perjalanan yang penuh pertimbangan. Negara ini seakan tidak pernah lepas dari konflik dan peperangan.

Namun sebenarnya, masih ada wilayah di Afghanistan yang aman untuk wisatawan, yaitu Wakhan Corridor. Penduduk lokal meskipun hidup terpencil, terkenal ramah dengan orang asing.

Masuklah dari Tajikistan, kemudian berjalan di antara pegunungan dan perbukitan yang terisolasi menuju Wakhan Corridor, dimana Anda dapat melihat perkampungan di tepi Sungai Oxus, sungai terpanjang di Asia Tengah.

Selain itu, Anda bisa mengunjungi pegunungan cantik di Hindu Kush. Sayangnya, konflik negara ini menjadikan keindahannya tak dikenal banyak orang, padahal gunung ini adalah tempat wisata ski yang ideal bagi para pencinta olahraga musim dingin.

Bermain ski di gunung inipun merupakan sebuah petualangan, karena tidak adanya lift ski. Wisatawan harus mendaki gunung terlebih dahulu ke puncaknya sebelum kemudian meluncur ke bawah dengan alat ski.




REPUBLIK MALI


Republik Mali adalah sebuah negara yang terkurung daratan (landlocked country) di Afrika Barat, yang sebelumnya merupakan jajahan Prancis. Negara terbesar kedua di Afrika Barat ini berbatasan dengan Aljazair di sebelah utara, Niger di timur, Burkina Faso dan Pantai Gading di selatan, Guinea di barat daya, serta Mauritania di barat.

Mali sempat dikuasai kelompok pemberontak, meski kini negara ini telah dijaga pasukan militer Afrika utusan Dewan Keamanan PBB. Kondisi ini membuatnya disinyalir tidak aman, belum lagi permasalahan pangan yang melanda selama bertahun-tahun.

Meski begitu, banyak tempat di Mali yang menarik dikunjungi, misalnya Timbuktu dengan Situs Warisan Dunia UNESCO-nya atau Anda juga bisa mengunjungi Suku Dogon. Suku Dogon tinggal di dataran tinggi tengah dan terkenal dengan kesenian kayu ukir serta tarian topengnya.

Rumah suku inipun unik, berada di Bandiagara Escarpment, sebuah tebing pasir sepanjang 93 mil. Anda bisa meminta pemandu wisata untuk mengantarkan Anda melihat rumah suku Dogon, meski disarankan untuk mengunjunginya ketika keadaan di Mali telah stabil.



Sumber : kaskus / 4X3L4

0 Response to "7 Negara Berpemandangan Eksotik yang Penuh Konflik"