HotCopas.net

Inilah 11 Toko Buku Terunik di Dunia

11 TOKO BUKU TERUNIK DI DUNIA



Bagi sebagian orang, terutama di Indonesia, mungkin toko buku (dan perpustakaan)
adalah salah satu tempat yang paling membosankan.
Suasana di dalam toko buku juga cenderung formal, kaku dan banyak aturan ini-itu.

Yah... mungkin ada Agan-agan yang punya pengalaman ditegur staf keamanan
gara-gara duduk di lantai toko buku, padahal baru duduk sepuluh detik, misalnya.

Situasi seperti itu bikin kita semakin enggan mengunjungi toko buku.
Kalau bukan karena harus mencari sebuah buku yang berhubungan dengan tugas sekolah atau kuliah,
rasanya malas jika mesti berlama-lama di dalam toko buku dan perpustakaan.
Iya, 'kan?

Nah, kalau toko buku didesain dan ditata seperti sebelas toko buku unik di bawah ini,
apakah Agan-agan masih akan menganggap bahwa toko buku (dan perpustakaan) itu membosankan?
Monggo, langsung disimak aja, Gan...


  1. SARAIVA BOOKSTORE  Toko buku di Rio de Janeiro, Brasilini memiliki "pelangi" yang tersusun dari buku yang menyelimuti dinding di sekeliling toko. Meskipun buku-buku tersebut tidak untuk dijual, ada banyak pilihan yang tersedia di lantai dasar. Meskipun ukurannya besar, sang arsitek ingin toko tetap terasa nyaman dan ramah. Pemilihan warna adalah hal yang penting: bagian toko untuk anak-anak di lantai atas dilengkapi area duduk bergaris-garis warna-warni. 









2. WAANDERS IN DE BROEREN  Toko buku dapat ditemukan di hampir semua jenis bangunan. Sementara, Waanders In de Broeren berada di dalam sebuah katedral abad ke-15 yang direnovasi, berlokasi di timur laut dari Amsterdam, tepatnya di Zwolle, Belanda. Toko mempertahankan mayoritas fitur asli gereja, termasuk pilar-pilar dan organ kayu besar. "Kami ingin semua fitur tambahan di gereja ini bisa memberikan ketenangan, respek, dan kesederhanaan,"jelas sang arsitek. 








3. LA CAVERNE AUX LIVRES   Gerbong-gerbong kereta api pos yang telah nonaktif di Auvers-Sur-Oise, Prancisini dipenuhi dengan buku-buku. Dari luar, jumlah koleksi bukunya mungkin tampak tak banyak, tetapi La Caverne aux Livres --The Cave of Books-- adalah rumah bagi ribuan buku dari semua genre dan era. 







4. BARGE BOOK   Mantan wartawan Sarah Henshaw tidak tahu banyak tentang perahu, atau memiliki sebuah usaha, saat pertama kali membuka Barge Book pada tahun 2009. Ia mengeluarkan 'isi perut' sebuah perahu kanal yang ia beli dengan uang pinjaman dari orang tuanya, dan mengisinya dengan buku-buku hasil donasi dari pihak-pihak yang menanggapi permohonannya di surat kabar. Saat ini, toko buku yang mengambang ini menjual buku-buku koleksi yang langka. Toko ini 'berlabuh' di Barton Marina, Staffordshire, Inggris, pada hari Sabtu. 







5. LIVRARIA DA VILA   Jika Anda ingin benar-benar dikelilingi oleh buku, pertimbangkanlah Livraria da Vila. Toko buku di São Paulo, Brasilini berlokasi di sebuah bangunan berstruktur unik dengan rak buku melingkar yang sekaligus membentuk etalase. Bekas rumah bertingkat-tingkat ini juga memiliki buku-buku yang melapisi ruang dari lantai hingga ke langit-langit, dan sebuah lubang bundar besar di antara lantai pertama dan ruang bawah tanah yang juga diselimuti buku-buku. 








6. FAULKNER HOUSE   Seperti namanya, William Faulkner pernah menghuni apartemen di New Orleans, Louisiana, Amerika Serikatini. Meskipun ia hanya tinggal selama enam bulan pada tahun 1925, tempat ini terus berhubungan dengan dunia sastra. Sang pemilik, Joe DeSalvo dan Rosemary James, menata apartemen dan mengubahnya menjadi sebuah toko buku yang penuh dengan edisi-edisi langka, edisi pertama yang klasik, dan buku-buku karya Faulkner. Mitosnya, hantu penulis masih menggentayang dan kadang sedikit menganggu para staf perempuan. 






7. ALBERTINE BOOKS   Terletak di sebuah mansionbersejarah di Upper East Side Manhattan, New York City, Amerika Serikat, toko buku kolaborasi antara Perancis dan Inggris ini --proyek dari Kedutaan Perancis-- sangat menarik. Lantai atas memiliki mural zodiak yang indah, mengingatkan kita pada salah satu mural sejenis di Grand Central. Fresco-nya terinspirasi oleh Renaissance Italia, ketika garis perbedaan antara ilmu pengetahuan dan lirik puisi sangat kabur. 







8. BART'S BOOKS   Bart's Books dikatakan sebagai toko buku independen outdoorterbesar di Amerika Serikat. Richard Bartinsdale membuka toko di Ojai, California, Amerika Serikat, di tahun 60-an, ketika ia menyadari koleksi pribadinya semakin banyak. Sejak awal, Bartinsdale menggunakan kaleng kopi sebagai tempat menyimpan uang pembayaran dari pembeli buku; sistem unik yang masih dipertahankan hingga saat ini. 







9. BRAZENHEAD BOOKS   Dunia sastra New York, Amerika Serikattelah lama mengenal Brazenhead Buku, yang tersembunyi di sebuah apartemen sewaan. "Pada beberapa malam, lebih terlihat seperti sebuah klub malam buku daripada toko buku," kata sang pemilik, Michael Seidenberg kepada The New York Times. Baru-baru ini, toko terpaksa ditutup setelah Seidenberg diusir pemilik apartemen, namun saat ini ia sedang mencari lokasi baru untuk koleksi bukunya. 







10. THE SPOTTY DOG BOOKS & ALE   Dengan menempati bekas gedung pemadam kebakaran C.H. Evans Hook & Ladder Co, Spotty Dog Books & Ale di Hudson, New York, Amerika Serikat, kini beroperasi sebagai bar-bookstoreyang memungkinkan pengunjung mengambil bir sambil membaca atau meneliti rak buku. Bar menyajikan berbagai macam bir, sebagian besar merupakan produk yang dihasilkan pabrik-pabrik di sekitarnya. Banyak mantan anggota pemadam kebakaran, kadang-kadang kembali ke bar dan bernostalgia dengan bir-bir tersebut. 





11. LIBRERIA ALTA ACQUA   Libreria Acqua Alta di Venice, Italia, dikenal untuk solusi penyimpanan buku yang tidak biasa. Pengunjung dapat mencari buku-buku yag disimpan di bathtub, kapal, dan kontainer tidak biasa lainnya. Toko buku "nautically themed" ini bahkan memiliki gondola berukuran seperti pada umumnya, yang dapat mengapung ketika toko sewaktu-waktu dilanda banjir kanal (nama "Libreria Acqua Alta" secara harfiah berarti "perpustakaan di air tinggi"). 







Sumber : kaskus / kios.cherry

0 Response to "Inilah 11 Toko Buku Terunik di Dunia"