HotCopas.net

Genosida Yang Terlupakan Perang Rakyat Banda Melawan Keserakahan VOC 1609-1621


Perang Banda dipicu oleh De Heeren XVII (17 Pengusaha/ Pemodal) dari Belanda dengan Maskapai Dagangnya yaitu VOC (Verenigde Oostindische Compagnie) mulai membuka perdagangan PALA dengan penduduk Banda, VOC dengan keserakahannya tidak puas dan ingin menerapkan sistim monopoli dengan melarang orang Banda untuk berdagang dengan para pedagang Inggris, Arab, Cina, Gujarat dan Melayu. Hal ini menimbulkan amarah rakyat Banda terjadilah peperangan antara VOC dengan Rakyat Banda dibawah pimpinan para Orang Kaya (Pemimpin/Bangsawan) Banda, hal ini terjadi pada tahun 1609 – 1621 atau yang dikenal dengan nama Perang Banda, pada Perang tahap 1 rakyat Banda berhasil membunuh Komandan Garnisun Belanda yaitu Admiral Pieterszon Verhouven beserta 40 serdadunya, Jan Pieterszon Coen pada saat itu adalah seorang Juru Tulis sang Admiral, mengalami nasib mujur karena selamat dari peperangan itu dan kembali ke Batavia.

Beberapa tahun kemudian Coen diangkat menjadi Gubernur Jenderal VOC di Hindia Belanda, langkah pertama yang diambil yaitu harus menaklukan Kepulauan Banda yang merupakan sentra Penghasil rempah-rempah Pala dan Fuli serta untuk membalas dendam Kematian Admiral Verhouven tahun 1609 beserta pasukannya yang dibunuh oleh Rakyat Banda.

Pada awal 1621 Coen bertolak dari Batavia menuju Ambon dan terus melanjutkan pelayaran ke Banda. Mereka tiba di benteng Nassau pada 27 Februari. Dalam waktu 10 hari Coen menghimpun sebuah armada yang terdiri dari 13 kapal besar, 3 kapal kecil (kapal pembawa berita) dan 6 perahu layar. Pasukannya berjumlah 1.665 orang Eropa. Ditambah lagi dengan 250 orang dari garnisun Banda. Dalam perjalanan dari Jakarta (Batavia) ke Ambon ± 150 orang mati. Coen juga membawa 286 orang hukuman dari Jawa untuk bekerja sebagai pendayung perahu dan pemikul barang, 80 sampai 100 orang tentara bayaran Jepang Ronin – Samurai yang tidak mempunyai pimpinan (beberapa diantara mereka adalah algojo-algojo berpengalaman) dan juga beberapa orang mardijkers.

0 Response to "Genosida Yang Terlupakan Perang Rakyat Banda Melawan Keserakahan VOC 1609-1621"