HotCopas.net

12 Efek Celana Ketat Yang Berbahaya Bagi Kesehatan Anda


Zaman modern ini dengan segala keunikannya dalam berpakaian membuat banyak model-model baru bermunculan. Khususnya pada saat ini akan dibahas celana ketat yang biasanya celana jeans sudah banyak dipakai oleh masyarakat umum baik wanita maupun pria. Bentuk celana jeans yang kecil dan ketat membuat orang yang memakai celana jeans ketat tersebut kelihatan ramping, langsing dan cenderung menampakkan tubuhnya. Tidak hanya sampai di sini, celana ketat juga punya efek samping negatif pada kesehatan anda. Berikut akibat yang bisa membahayakan kesehatan anda :


1. Munculnya Iritasi Dan Jamur

Khususnya kita yang berada di Indonesia dengan iklim tropis kurang baik menggunakan celana ketat. Hal ini dikarenakan kulit kita akan sulit bernafas menggunakan celana ketat sehingga cairan keringat yang keluar akan banyak dan membuat kulit anda lembab. Dan kemudian akan menimbulkan iritasi dan jamur. Dalam kondisi seperti ini jamur akan lebih mudah berkembang. Jika hal ini terjadi maka akan mengakibatkan gatal-gatal di kulit, biasanya pada bagian panggul sampai paha. Jamur yang tumbuh juga bermacam-maca. Seperti jamur kurap yang gejalanya merah menonjol dan gatal, jamur panu yang menimbulkan bercak coklat dan putih, serta jamur kandida yang menyebabkan basah dan gatal.


2. Meninggalkan Bekas Hitam

Celana ketat memiliki akibat besar pada kondisi kulit di sela-sela paha anda. Awalnya mungkin radang ringan bisa terjadi. Namun jika proses berlangsung lama, maka bercak hitakam akan timbul di pangkal paha. Apabila anda telah berhenti memakai celana ketat setelah sebelumnya mendapatkan bekas hitam, maka warna hitam tersebut berangsur-angsur berkurang dan hilang sama sekali. Tetapi proses menghilangkan bekas hitam tersebut tidak mudah dan tidak membutuhkan waktu yang sebentar.

Baca Juga : Hentikan Kebiasaan Buruk Pengguna Komputer yang Tidak Sehat

3. Kemandulan

Mengapa bisa menyebabkan kemandulan? Karena celana ketat dapat menimbulkan gangguan pada organ reproduksi jika digunakan dalam jangka waktu yang panjang pada wanita. Hal ini terjadi karena jamur yang tumbuh di sekitar organ reproduksi atau organ intim dapat mempengaruhi produktivitas sel telur sehingga menyebabkan kemandulan. Efek lain tak hanya itu tapi bisa terdapat keputihan, gatal-gatal, flek di area vagina hingga iritasi bisa terjadi pada wanita.

Baca Juga : Sinyal Kesehatan Dari Kulit, Mulut & Mata

4. Produksi Sperma Menurun

Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa memakai celana ketat dalam jangka waktu panjang dapat membuat produksi sperma menurun secara tajam. Untuk para pria, yang biasanya menghasilkan sperma kurang lebih 60juta mililiter menjadi 20 juta mililiter bila pemakaian celana ketat dilakukan secara rutin. Hal ini disebabkan keringat yang dihasilkan suhu di sekitar alat reproduksinya menjadi meningkat atau lebih tinggi. Suhu ini tercipta akibat adanya tekanan dari celana tersebut, sehingga keringat tidak keluar dan kelembaban terjadi di sekitar organ intim pria. Hal ini senada juga dengan pendapat dr Eddy Karta, SpKK dalam konsultasi detikHealth bahwa penggunaan celana ketat dalam waktu lama tidak disarankan. Sebab proses pematangan sperma membutuhkan suhu sekitar 1 hingga 2 derajat lebih rendah daripada suhu tubuh agar bisa bekerja dengan baik.

Baca Juga : Hal yang dianggap "Keren" tapi salah kaprah di Indonesia

5. Penyakit Paresthesia

Paresthesia adalah penyakit yang mengakibatkan penderita merasa kesemutan dan merasa kepanasan seperti rasa terbakar. Penggunaan celana ketat inilah salah satu yang menimbulkan penyakit ini. Ini dikarenakan arus aliran darah menjadi tidak lancar. Sehingga mengakibatkan kesemutan hingga mati rasa akan dialami, termasuk pada bagian paha dan pinggung yang biasa diserang oleh penyakit ini.


6. Penyumbatan Sirkulasi Darah

Memakai celana ketat bisa menimbulkan penyumbatan pada sirkulasi darah karena pembuluh darah tertekan di sekitar paha, selangkangan serta pada organ intim. Pada umumnya, sirkulasi buruk ini biasa disebut varises. Varises bukan hanya terjadi akibat menggunakan sepatu berhak tinggi saja, tapi ternyata memakai celana ketat juga dapat menjadi penyebabnya. Akibatnya, pembuluh darah juga bisa membeku karena gangguan gerakan dibatasi oleh celana ketat. Selain varises, menggunakan celana ketat juga bisa menimbulkan pembengkakan.


7. Infeksi Saluran Kemih

Menggunakan celana ketat termasuk menggunakan celana panjang ketat, celana dalam ketat atau tidak pas di sekitar pangkal paha, akan dapat membahayakan kesehatan penggunanya. Hal ini telah diungkapkan oleh dr. Hillary Jones dari TENA Brand Ambassador bahwa menggunakan pakaian tersebut dalam waktu lama bisa mengakibatkan infeksi saluran kemih. Jika hal ini telah terjadi, maka kandung kemih akan mengalami kelemahan atau bisa membuat kandung kemih terlalu aktif. Selain itu, banyak pula kasus yang terjadi bahwa testis pria akan rentan terkilir jika sering menggunakan celana ketat.


8. Merusak Kulit

Ketika seseorang menggunakan celana ketat, maka kulit akan menjadi lebih mudah bergesekan dengan celana. Jika hal ini terjadi, maka kulit akan mengalami kerusakan hingga bisa menyebabkan masalah serius seperti ruam dan infeksi pada kulit. Biasanya infeksi ini terjadi di sekitar paha karena celana ketat akan semakin mengetatkan pemakainya di bagian sekitar paha. Apalagi jika bahan celana ketat yang dikenakan tersebut berasal dari bahan yang kasar, tentu akan lebih membahayakan lagi sebab akan menimbulkan gesekan yang lebih besar.


9. Masalah pada Saraf

Jika seseorang menggunakan celana ketat dalam waktu lama, maka akan menyebabkan penyakit neuritis dari saraf paha luar atau biasa dikenal dengan sindrom Bernhardt sehingga dapat membuat seseorang mengalami mati rasa, nyeri hingga kesemutan. Bahkan, para ahli kesehatan sudah berulang kali memberikan peringatan kepada wanita bahwa dirinya akan lebih rentan menderita gangguan saraf jika menggunakan celana ketat. Namun apabila dilanggar, maka bisa menyebabkan deformasi kerusakan tubuh dan saraf.


10. Mengganggu Usus

Menurut dr. Octaviano Bessa, yakni seorang internis dari Stamford Connecticut mengungkapkan bahwa menggunakan celana yang terlalu ketat bisa mengganggu mobilitas usus. Hal inilah yang biasanya membuat seseorang merasa merasa ada yang kurang nyaman dan mengalami sakit pada perut setelah dua jam hingga tiga jam setelah makan. Sayangnya banyak dari masyarakat tidak menyadari bahwa hal tersebut bisa terjadi karena disebabkan oleh celana yang ketat yang digunakan.


11. Sesak Napas

Nah celana ketat dapat membuat kita sesak karena sirkulasi darah tidak berjalan lancar, selain itu efek lain yang berbahaya dilakukan adalah sampai pingsan. Sesak napas juga dapat membuat pingsan.


12. Menyusahkan Diri Sendiri

Ini paling masuk akal karena saya pun termasuk pengguna celana ketat semasa muda. Memang repotlah dibuat celana ketat ini. Memakai dan mengeluarkan celana aja susah dari kaki. Haha..Bahaya memakai celana ketat tentunya akan menyusahkan diri anda sendiri, termasuk di dalamnya karena berbagai penyakit yang akan anda alami. Selain itu berkeringat akan menyebabkan anda tidak nyaman dengan kondisi yang anda alami saat ini.



Ada baiknya jangan rutin memakai celana ketat. Memang sangat keren untuk dalam bergaya ataupun tampil keren ataupun mempesona. Tapi pikirkanlah bahaya dan efek negatif yang membuat anda mendapatkan banyak penyakit karena hal ini. Jangan karena gaya anda tidak sehat lagi. So be smart guys!!

0 Response to "12 Efek Celana Ketat Yang Berbahaya Bagi Kesehatan Anda"