HotCopas.net

Alasan NASA Memulangkan Kepingan Batu Kuno Ke Planet Mars


Tidak henti-hentinya penelitan yang dilakukan oleh NASA untuk mencari bumi baru. Atau bisa dikatakan tempat tinggal baru untuk umat manusia. Sebuah batu berumur jutaan tahun dikembalikan ke asalnya di Mars. Batu kuno, yang diberi nama "Sayh al Uhaymir 008" atau "SaU008" itu adalah bagian dari salah satu meteorit yang pernah mendarat di Bumi, setelah terhempas dari Mars jutaan tahun lalu.  SaU008 ditemukan di Oman pada tahun 1999. Benda antarikasa ini merupakan satu-satunya dari 200 batu serupa yang cukup kuat untuk dikembalikan ke Mars, menurut NASA. ( Baca Juga : Planet Dan Satelit Tetangga Kita Juga Punya Lautan! Namun Berisi Materi Lain )

Setiap tahun, kami menyediakan ratusan spesimen meteorit untuk ilmuwan di seluruh dunia agar dipelajari," ujar Caroline Smith, kurator meteorit dari Natural History Museum di London, Inggris, seperti dikutip dari Fox News, Sabtu (17/2/2018). "Ini adalah pertama kalinya kami mengembalikan salah satu sampel ke asalnya untuk kepentingan sains," imbuh Smith. Potongan meteorit tersebut akan diterbangkan ke Mars sebagai bagian dari misi penjelajahan NASA: Mars 2020. Setelah tiba di tanah asalnya, SaU008 akan diembuskan untuk mengkalibrasi laser presisi tinggi bernama SHERLOC, yang diposisikan pada lengan robot rover. ( Baca Juga : 20 Dari Fenomena Astronomi Paling Menakjubkan Tentang Alam Semesta )

SHERLOC dirancang untuk memeriksa fitur batuan dan elemen kimia yang ada di Planet Merah tersebut. Di masa lalu, NASA pernah menggunakan batuan, logam dan potongan kaca untuk membantu menyesuaikan teknologi serupa yang diterapkan di lingkungan Mars yang baru.

Namun kali ini, NASA berpikir bahwa akan lebih efektif untuk menggunakan sesuatu yang sudah memiliki komposisi sama, seperti SHERLOC yang dirancang untuk menjelajahi sebuah planet. "Kami mempelajari hal ini dalam skala yang begitu kecil, sehingga apabila ada sedikit ketidaksesuaian yang disebabkan oleh perubahan suhu, kami dapat segera memperbaruinya," kata Luther Beegle, penyidik ​​utama NASA. Setelah laser disesuaikan, ia akan memotret batuan di Mars dengan menggunakan sinar UV untuk menganalisa dan mencari tanda-tanda kehidupan.

0 Response to "Alasan NASA Memulangkan Kepingan Batu Kuno Ke Planet Mars"