HotCopas.net

Kisah Menyedihkan "Seorang Pengusaha Yang Berbakti Kepada Ibunya"


Di surga ada telapak kaki sang Ibu. Begitulah kata orang yang meyakininya dari kiasan dan peribahasa tersebut. Dan ini memang adalah kenyataan bahwa segala rejeki, kesehatan, kebahagiaan dan kemapanan berasal dari kita hormat terhadap orang tua, terlebih kepada Ibu. Berikut ada cerita mengenai pengusaha yang sangat berbakti dan menyayangi ibunya :

Saya tersenyum... Diantara sekian banyak orang yg lebih memilih memasukan orang tuanya ke panti jompo atau menyewa suster untuk merawat... Dia... Lebih memilih melakukannya sendiri... Bakti anak kepada orang tuanya...

Baca Juga : Anak Perantauan, Sakitnya Saat Jauh Dari Orangtua

"pernah gak ente tanya kenapa dia mau seperti itu?"

"pernah... Dia bilang... 9 bulan mengandung penuh beban, 2 thun menyusui penuh menahan banyak hal dan larangan... Mengorbankan masa mudanya untuk bersabar membesarkan saya, menahan amarah atas kejahilan saya, kesalahan saya, kebodohan saya, keisengan saya... Mengorbankan kebebasannya untuk menjaga saya... Memastikan perut saya terisi makanan dan tidur dengan pulas disaat sering beliau tidur dalam keadaan menahan lapar dan tal tidur menjaga saya dari gigitan nyamuk... Tak kenal lelah memperhatikan saya... Menasehati dan memperjuangkan hidup saya dengan mengesampingkan perasaan ingin menikmati kesenangan kesenangan pribadinya...

Lalu...

Anak macam apa saya kalau membiarkan ibu diurus oleh bukan anak yg dibela belanya dulu? Anak macam apa saya jika merasa berat mengurus ibu yg telah mati matian menyamankan dan mengamankan saya?

Anak macam apa saya jika membiarkan masa tuanya tanpa menerima kebaikan anaknya sebagai balasan atas pengorbanan hidupnya?

Anak macam apa saya jika pekerjaan dan uang lebih saya pentingkan daripada mengurus orang tua yg sudah jelas jelas sangat berjasa atas kehidupan saya?

Saya tak ingin menyesal jika ibu saya meninggal disaat saya belum buktikan cinta dan rasa sayang serta bakti saya kepadanya"

Semoga tulisan ini menjadi renungan buat kita semua. Sayangilah orang tua anda selagi sehat dan bahagiakan mereka.

0 Response to "Kisah Menyedihkan "Seorang Pengusaha Yang Berbakti Kepada Ibunya""