HotCopas.net

Cara Mengatasi Gigi Berlubang Agar Tidak Komplikasi Dengan 5 Cara


Sering kali kita tidak menyadari gigi berlubang memang tidak menyakitkan di tahap awal. Namun, seiring bertambah besarnya lubang, rasa nyeri dan ngilu bisa anda rasakan terutama saat makan sajian panas atau dingin. Baik itu makanan maupun minuman. Jangan tunggu rasa nyeri datang, ketahui cara mengobati gigi berlubang dengan penanganan yang tepat.

Jangan pernah berpikir untuk mengabaikan lubang pada gigi. Lama-kelamaan, lubang bisa membesar dan memengaruhi kesehatan gigi dan gusi, bahkan organ lain. Selain itu, dengan melakukan pengobatan kamu dapat menghentikan rasa ngilu atau nyut-nyutan yang mengganggumu saat makan.

Kenali Dahulu Penyebab Gigi Berlubang
Gigi berlubang diawali dengan rongga kecil di permukaan gigi. Rongga ini terbentuk karena aktivitas bakteri Streptococcus mutans yang dapat mengubah gula sisa makanan yang menyangkut di gigi menjadi senyawa asam. Senyawa asam ini dapat membentuk selaput di permukaan gigi yang disebut plak. Penimbunan plak pada gigi dapat menggerus lapisan luar (enamel) gigi hingga rongga terbentuk.

Kondisi yang dibiarkan bisa menyebabkan gigi berlubang yaitu saat asam menembus lapisan dalam gigi (dentin). Gigi berlubang tidak bisa diatasi secara mandiri dan perlu penanganan langsung dari dokter. Terdapat beberapa cara mengobati gigi berlubang. Dokter gigi akan memeriksa kondisimu terlebih dahulu sebelum memberi pengobatan. Biasanya menggunakan alat pemeriksaan gigi dan rongga mulut, atau X-ray jika dibutuhkan.

Baca Juga : Ramuan Tradisional Menunda Penuaan Dini ( Membuat Wajah 10 Tahun Lebih Muda )

Cobalah Cara Mengobati Gigi Berlubang Ini Secepatnya!
Pengobatan gigi berlubang memang sangat bergantung pada seberapa parah kondisi tersebut. Tapi, jangan coba-coba untuk membiarkannya membusuk di dalam mulut ya! Selain mengganggu penampilan karena warnanya yang menghitam, gigi berlubang juga dapat menjadi jalan masuk bakteri ke aliran darah dan menginfeksi organ dalam.

Agar tetap sehat dan cantik, terapkan 5 pilihan cara mengobati gigi berlubang sesuai tingkat keparahannya berikut ini:
1. Terapi Flouride
Pada tahap awal, saat lubang masih berukuran kecil, pilihan cara ini dapat digunakan. Flouride dapat membantu mengembalikan keutuhan lapisan enamel gigi. Flouride akan diaplikasikan pada gigi yang berlubang, baik melalui wadah kecil sebesar ukuran gigi berlubang, dapat juga disikatkan ke gigi yang membutuhkan. Zat ini dapat berbentuk cairan, gel, ataupun busa.

Baca Juga : Mencoba Cara Mendapatkan Anak Kembar Bagi Anda Yang Ingin

Terapi flouride dari dokter ini berbeda dengan yang kamu temukan di obat kumur atau pasta gigi. Di mana zat ini memiliki konsentrasi yang lebih tinggi. Sementara pasta gigi flouride sering digunakan untuk mencegah gigi berlubang pada pasien dengan faktor risiko cukup tinggi.

2. Penambalan Gigi
Saat lubang di gigi sudah mulai melebar, gigi perlu ditambal. Tambalan ini dapat dibuat dari gabungan porselen, resin, amalgam dan bahan lainnya. Bahan-bahan ini terhitung aman untuk gigi. Dan saat ini mayoritas tambalan yang digunakan pun tidak akan tampak karena berwarna seperti gigi.

3. Crown Buatan
Crown (mahkota) gigi buatan mungkin dibutuhkan saat kerusakan semakin meluas di mana tidak banyak bagian gigi yang bisa diselamatkan. Pada pilihan penanganan ini, mahkota gigi yang rusak akan dibor dan diganti dengan crown buatan. Ukuran crown ini akan disesuaikan dengan bagian yang rusak. Crown dapat terbuat dari dari porselen, emas, logam, resin, dan bahan lainnya.

4. Perawatan Akar Gigi
Bila kerusakan telah mencapai akar gigi, cara ini perlu dilakukan untuk memperbaiki dan menyelamatkan gigi yang terinfeksi atau rusak. Bagian dalam gigi yang rusak akan diangkat guna mencapai saraf akar gigi yang mau diobati. Kamu mungkin membutuhkan penambalan di atas akar gigi pasca perawatan ini.

Baca Juga : Hindarilah Memakan Semangka Yang Berongga Seperti Di Gambar

5. Mencabut Gigi
Bila gigi berlubang telah parah dan tidak bisa dipertahankan lagi, gigi harus dicabut. Adanya celah di antara gigi setelah dicabut memungkinkan gigi bergeser. Oleh karena itu, kamu bisa mempertimbangkan pemasangan implan gigi.

Setelah mengetahui cara mengobati gigi berlubang, agar gigi-gigi lain tidak mengalami hal yang sama, kamu perlu melakukan upaya pencegahan.

Komplikasi Akibat Tidak Mengobati Gigi Berlubang


Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, membiarkan gigi berlubang tanpa perawatan dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya. Bakteri yang hidup dan bersarang di mulutmu dapat masuk ke aliran darah dan menimbulkan beragam komplikasi seperti berikut ini:
  • Jika tidak ditangani sejak dini, lubang gigi akan bertambah besar dan menyebabkan gigi berubah warna menjadi hitam. Selain rasa nyeri, mahkota gigi kamu juga akan rapuh, patah, terkikis habis hingga hanya menyisakan akar yang tertancap di dalam gusi.
  • Selain itu, gigi berlubang juga dapat menyebabkan bau mulut yang menurunkan penampilan dan kepercayaan diri kamu.
  • Komplikasi lain yang mungkin kamu alami adalah penyakit pada gusi. Gusi akan memerah dan bengkak karena mengalami peradangan.
  • Pada tahap selanjutnya gusi tidak hanya mengalami bengkak tetapi juga bisa mengeluarkan darah atau nanah. Nyeri yang kamu rasakan biasanya disertai dengan gejala demam.
  • Sakit gigi yang hebat juga dapat mengurangi asupan makanan yang kamu konsumsi. Kasus gigi berlubang pada anak bahkan bisa berujung pada ketidakseimbangan asupan nutrisi pada tubuh mereka. Gigi berlubang menjadi penyebab anak-anak sulit mengunyah makanan dan proses pencernaan makanan secara kimiawi di mulut akan berkurang.
  • Pada sebuah penelitian, komplikasi parah dari gigi berlubang dapat menyerang sistem peredaran darah. Infeksi bakteri pada gigi berlubang dapat memasuki aliran darah dan meningkatkan risiko terjadinya gangguan pada jantung seperti endokarditis.
  • Gigi berlubang yang sudah menimbulkan infeksi parah pada rongga mulut wanita hamil juga bahkan dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat yang kurang ideal.
Upaya pencegahan dapat kamu lakukan seperti pembatasan asupan makanan tinggi gula, pemakaian pasta gigi dengan flouride, serta memperbanyak konsumsi vitamin D yang banyak ditemukan pada susu dan yoghurt.

Namun, pastikan jika kamu sudah merasa adanya lubang kecil pada gigi segeralah terapkan cara mengobati gigi berlubang di atas. Selain itu, selalu periksakan gigi ke dokter secara berkala ya, minimal 6 bulan sekali demi memastikan segala masalah gigi dapat ditangani sedini mungkin.

0 Response to "Cara Mengatasi Gigi Berlubang Agar Tidak Komplikasi Dengan 5 Cara"